PETUALANG BINGUNG
Sesungguhnya
dunia ini di penuhi oleh orang-orang yang bingung. Hidup adalah cerita
pertualangan anak manusia Kelahiran, Kematian, Pertemuan, Perpisahan dan semua
telah di takdirkan kita yang jalani
alurnya dengan berusaha supaya yang Maha segalanya itu mengizinkan kita untuk
mendapatkan yang ingin kita capai. Konon kata-kata yang sering masyarakat
kita katakan adalah ini adalah negri yang sedang berkembang, dan yang akan menjadi
pertanyaaan “Sampai kapan negri ini
terus disebut sedang berkembang ??”
mungkin dari pertanyaaan ini kebanyakan
orang ingin dirinya merobah tapi bingung harus memulainya dari mana ??? tentu
pertanyaan-pertanyaan tersebut ini akan menjadi teka teki bangsa kita. Para
petualang senior pun telah sepakat dan berkesimpulan untuk langkah yang pertama
adalah robah lah dari kita sendiri dan berdirilah untuk melihat kearah yang lebih
baik dan barulah berjalan kearah dimana kita berada itu dan perbaiki lebih dari
yang kita lihat tadinya. sekarang ketika kita di hadapkan dengan teknologi dan
informasi yang di sajikan rapi untuk kebutuhan dan segudang pengalaman buruk
dan pengalaman keberhasilan yang di bagikan untuk kita cermati dan amati. Dalam
pengalaman kita gagal selama ini dalam membuat negri ini di sebut maju tentu
ini akan seperti sebuah lingkaran yang awal menjadi akhir dan akhir menjadi
awal dan itu takkan pernah kita temukan akhir.
Kepada para pelayan publik di negri aceh ini,
kami para petualang bingung di aceh ingin menyaksikan berbagai trobosan yang mensejahterakan
masyarakat aceh dalam semua sektor supaya terhentilah pertempuran hati seperti terhenti
pertempuran rakyat aceh beberapa waktu yang lalu dan memulai mengepakkan
sayapnya kembali untuk terbang setingggi mungkin dan komitmen menjaga perdamaian yang telah di sepakati dan kita
sambut negri yang bertabur warna dan bergandeng tangan satukan jemari mungkin
dulu kita pernah gepalkan tangan kita untuk hajar para penjajah tapi sekarang mari
kita gepalkan tangan kita hajar kebodohan dengan panas dinginnya kita
disesuaikan dengan situasi dan kondisi. “Perjuanganku lebih mudah karena
mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu
sendiri” (Bung Karno) dan kita harapkan takkan ada kemunculan orang-orang yang
merusak perdamaian aceh ini…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar